Dilema Tentang Aplikasi Situs Judi Online

Setelah sukses membuat situs taruhan dapat diakses secara online pada awal mula munculnya internet, banyak orang bertanya-tanya mengapa tak ada aplikasi khusus untuk bertaruh. Wacana ini telah berulang kali dibicarakan, terutama di negara yang memang mengijinkan adanya casino online. Namun ternyata wacana ini tak kunjung terealisasi. Apa faktor yang menghambat peluncuran aplikasi?

Sikap Pemerintah Setempat Pada Situs Judi Online

Bicara tentang aplikasi taruhan online, ada banyak pihak yang perlu berdiskusi bersama. Pertama, pemerintah daerah yang diwakili oleh gubernur akan mengajukan masalah ini dalam rapat tinggi bersama dewan pemerintahan. Kemudian dewan akan memberikan pertimbangan dan masukan untuk masalah tersebut. Tanpa pengajuan rapat dari gubernur, dewan tidak memiliki wewenang lebih.

Masalahnya, banyak gubernur yang tidak merasa perlu untuk membahas legalisasi aplikasi taruhan online. Menurut mereka, ada banyak hal lain yang jauh lebih pentung untuk dibahas daripada aplikasi sederhana. Di sisi lain, dewan pemerintah memiliki kebutuhan khusus dengan aplikasi taruhan tersebut. Selama kedua belah pihak tidak sepaham, maka akan sulit untuk menebak nasib si aplikasi.

Dampak Yang Ditimbulkan Situs Judi Online

Berdasarkan catatan resmi, hanya ada empat kasino yang terdaftar di negara A. Laporan tahun 2018 menyebutkan bahwa jumlah pemain yang mendapatkan bantuan psikolog berkisar antara satu sampai lima persen dari total pemain taruhan. Di tahun 2019, angka ini melonjak tajam ke angka 11 persen. Bagaimana mungkin angka ini muncul jika jumlah kasino tidak mengalami peningkatan?

Kondisi yang terjadi saat ini membatasi situs taruhan online dilakukan secara illegal, baik bagi para penyedia jasa taruhan maupun para pemain. Dengan keterbatasan ini, peningkatan korban mental dari situs taruhan hampir mencapai tiga kali lipat dari tahun 2018. Bayangkan jika semua orang memiliki akses ke situs taruhan hanya dengan satu aplikasi. Berapa banyak pemain yang akan terdampak?

Keuntungan Melegalkan Aplikasi Situs Judi Online

Jika pemerintah bisa mengesampingkan masalah kesehatan mental para pemain, maka legalisasi aplikasi taruhan online adalah cara cepat untuk meraup keuntungan. Di negara yang mulai melegalkan taruhan online di tahun 2018, keuntungan yang didapatkan kota tersebut adalah tiga triliun. Jumlah ini hanya dihitung dari taruhan bola dan permainan kasino online saja.

Dengan kata lain, membuka akses ke situs taruhan melalui aplikasi akan meningkatkan jumlah keuntungan yang didapat oleh kota tersebut. Dana ini nantinya bisa dialokasikan untuk membangun infrastruktur kota atau memberi santunan ke orang yang terdampak pandemic.

Bila situs taruhan online benar benar dapat diakses melalui sebuah aplikasi sederhana, maka tak ada banyak pihak yang diuntungkan; pemerintah, pemain dan pengembang situs. Masing masing akan mendapatkan porsi untung yang berbeda. Pada saat yang bersamaan, para pemain juga terancam gangguan psikologis akibat taruhan dan pemerintah belum tentu menyetujui aplikasi ini.